Bersama Kita Bisa... Kita Bisa Karena Kita Ada... Kita Ada Karena Kita Juara...

Bersama Kita Bisa... Kita Bisa Karena Kita Ada... Kita Ada Karena Kita Juara...
Tampilkan postingan dengan label Hikmah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hikmah. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 Desember 2010

ANTARA MATA DAN TELINGA

Rabu, 15 Desember 2010
Oleh: Deddy Sussantho

“Mana yang selama ini paling kita optimalkan, mata atau telinga?”

Tidak mudah memang menjawab pertanyaan di atas. Pasalnya, kedua indera itulah yang menjadi andalan bagi kita dalam menyerap informasi.

Baik, mungkin banyak di antara kalian yang menjawab mata, tapi tidak sedikit pula yang menjawab telinga. Supaya tidak berlarut, analoginya seperti ini: Ketika mendengar siaran radio, kita tidak cukup terganggu meski hanya suara yang diperdengarkan, tanpa gambar visualisasi. Namun tidak demikian ketika menonton siaran televisi. Kita tidak akan dapat menikmati siaran yang tanpa suara, bukan?

Ya, selama ini, sadar atau tidak, telinga memiliki peran penting dalam menyerap informasi ketimbang mata. Kalau mata selayang pandang, maka telinga selayang dengar. Penglihatan bisa saja salah, namun tidak dengan pendengaran. Pendengaran tidak dapat dihalangi meski di depannya ada sebuah tembok. Tapi tidak demikian dengan penglihatan, ia tidak berfungsi manakala di depannya terdapat penghalang.

0 komentar

Rabu, 16 Juni 2010

MATA AIR KEBAHAGIAAN

Rabu, 16 Juni 2010
Oleh: Deddy Sussantho

“Apa itu kebahagiaan?”

Pertanyaan itulah yang membuat orang itu mencari seorang guru. Ia sangat ingin tahu jawaban atas pertanyaan yang muncul di benaknya itu. Padahal, bisa dibilang apa yang menjadi impiannya sudah ia dapatkan. Namun rumah besar, mobil mewah, isteri yang cantik, kekayaan yang melimpah, dan segala yang dimilikinya saat ini masih belum mampu membantu menjawab pertanyaan yang satu itu.

Pada akhirnya, bertemulah orang itu dengan seorang sufi. Dengan penjelasan panjang lebar, akhirnya orang itu diterima sebagai murid orang sufi tersebut. Tanpa basa-basi lagi, orang itu kembali bertanya, “Apa itu kebahagiaan?”

Orang sufi tidak langsung menjawab. Anehnya, ia malah menyuruh orang itu membuat danau yang jernih. Ia berjanji kepada orang itu akan memberi jawabannya apabila orang itu mampu membuatnya.

0 komentar

Kamis, 28 Januari 2010

3 Tamparan Untuk 1 Pertanyaan

Kamis, 28 Januari 2010
Ada seorang pemuda yang lama sekolah di luar negeri, kembali ke tanah air.

Sesampainya di rumah ia meminta kepada orang tuanya untuk mencari seorang guru agama, kiyai atau siapa saja yang bisa menjawab 3 pertanyaannya. Akhirnya orang tua pemuda itu mendapatkan orang tersebut, seorang kiyai.

Pemuda : Anda siapa Dan apakah bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan saya?

Kiyai : Saya hamba Allah dan dengan izin-Nya saya akan menjawab pertanyaan anda.

Pemuda : Anda yakin? Sedangkan Profesor dan ramai orang yang pintar tidak mampu menjawab pertanyaan saya.


0 komentar