Oleh: Deddy Sussantho
Alif Laam Miim. Kitab (Al Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa,
[al-Baqoroh: 1-2]
Sudah barang tentu kita membutuhkan sebuah peta manakala kita berada di tempat asing yang belum pernah kita kunjungi. Hal ini semata-mata agar kita mengetahui medan dan dapat melaluinya dengan selamat. Dan seperti itulah kondisi kita tatkala mengarungi bahtera kehidupan ini. Kita lahir dengan keadaan tidak mengetahui apa-apa
(an-Nahl: 78), sementara arus
jahiliyah terasa semakin deras. Apabila kita tidak mampu memahami kondisi dan tidak kuat menahan arus
jahiliyah, bisa jadi kita akan binasa nantinya.
Untuk itulah, Allah SWT menurunkan al-Qur’an sebagai petunjuk, pedoman, atau peta bagi kita, yang mana niscaya kita tidak akan tersesat dalam mengarungi kehidupan ini jika kita berpegang teguh padanya.
Rosulullah SAW bersabda,
“Sesungguhnya aku meninggalkan dua perkara yang jika kamu berpegang teguh kepadanya niscaya kamu tidak akan tersesat, yaitu al-Qur’an dan sunahku.” [HR. Muslim]
Maka dari itu, perlulah kita mengenal apa saja yang perlu kita lakukan dalam berinteraksi dengan al-Qur’an, yang biasa disingkat sebagai 5T: